Posted in Kumpulan Cerita Novel dan ISlam

KIsah Cinta yang Mengharukan


abdul karim dan yulia hasanah adalah sepasang kekasih yang serasi walaupun keduanya berasal dari keluarga yang jauh berbeda latar belakangnya. Keluarga yulia berasal dari keluarga kaya raya dan serba berkecukupan, sedangkan keluarga Reo hanyalah keluarga seorang petani miskin yang menggantungkan kehidupannya pada tanah sewaan.

Dalam kehidupan mereka berdua,karim sangat mencintai yulia . karim telah melipat 1000 buah burung kertas untuk yulia dan yulia kemudian menggantungkan burung-burung kertas tersebut pada kamarnya. Dalam tiap burung kertas tersebut karim telah menuliskan harapannya kepada yulia . Banyak sekali harapan yang telah karim ungkapkan kepada yulia . “Semoga kita selalu saling mengasihi satu sama lain”,”Semoga Tuhan melindungi yulia dari bahaya”,”Semoga kita mendapatkan kehidupan yang bahagia”,dsb. Semua harapan itu telah disimbolkan dalam burung kertas yang diberikan kepada yulia .

Suatu hari karim melipat burung kertasnya yang ke 1001. Burung itu dilipat dengan kertas transparan sehingga kelihatan sangat berbeda dengan burung-burung kertas yang lain. Ketika memberikan burung kertas ini, Reo berkata kepada yulia ,yulia , ini burung kertasku yang ke 1001. Dalam burung kertas ini aku mengharapkan adanya kejujuran dan keterbukaan antara aku dan kamu. Aku akan segera melamarmu dan kita akan segera menikah. Semoga kita dapat mencintai sampai kita menjadi kakek nenek dan sampai Tuhan memanggil kita berdua ! “

Saat mendengar karim berkata demikian, menangislah yulia . Ia berkata kepada karim : “karim , senang sekali aku mendengar semua itu, tetapi aku sekarang telah memutuskan untuk tidak menikah denganmu karena aku butuh uang dan kekayaan seperti kata orang tuaku!” Saat mendengar itu karim pun bak disambar geledek. Ia kemudian mulai marah kepada yulia . Ia mengatai yulia matre, orang tak berperasaan, kejam, dan sebagainya. Akhirnya yulia meninggalkan yulia menangis seorang diri.

karim mulai terbakar semangatnya. Ia pun bertekad dalam dirinya bahwa ia harus sukses dan hidup berhasil. Sikap yulia dijadikannya cambuk untuk maju dan maju. Dalam Sebulan usaha karim menunjukkan hasilnya. Ia diangkat menjadi kepala cabang di mana ia bekerja dan dalam setahun ia telah diangkat menjadi manajer sebuah perusahaan yang bonafide dan tak lama kemudian ia mempunyai 50% saham dari perusahaan itu. Sekarang tak seorangpun tak kenal karim , ia adalah bintang kesuksesan.

Suatu hari karim pun berkelilingkotadengan mobil barunya. Tiba-tiba dilihatnya sepasang suami-istri tua tengah berjalan di dalam derasnya hujan. Suami istri itu kelihatan lusuh dan tidak terawat. karim pun penasaran dan mendekati suami istri itu dengan mobilnya dan ia mendapati bahwa suami istri itu adalah orang tua yulia . karim mulai berpikir untuk memberi pelajaran kepada kedua orang itu, tetapi hati nuraninya melarangnya sangat kuat. karim membatalkan niatnya dan ia membuntuti kemana perginya orang tua yulia .

karim sangat terkejut ketika didapati orang tua yulia memasuki sebuah makam yang dipenuhi dengan burung kertas. Ia pun semakin terkejut ketika ia mendapati foto July dalam makam itu. karim pun bergegas turun dari mobilnya dan berlari ke arah makam yulia untuk menemui orang tua yulia .

Orang tua yulia pun berkata kepada karim : karim , sekarang kami jatuh miskin. Harta kami habis untuk biaya pengobatan yulia yang terkena kanker rahim ganas. yulia menitipkan sebuah surat kepada kami untuk diberikan kepadamu jika kami bertemu denganmu.” Orang tua yulia menyerahkan sepucuksuratkumal kepada karim
dan surat itu adalah surat berbentuk burung no 1001 dgn warna yg sama
karim membacasuratitu. “karim , maafkan aku. Aku terpaksa membohongimu. Aku terkena kanker rahim ganas yang tak mungkin disembuhkan. Aku tak mungkin mengatakan hal ini saat itu, karena jika itu aku lakukan, aku akan membuatmu jatuh dalam kehidupan sentimentil yang penuh keputusasaan yang akan membawa hidupmu pada kehancuran. Aku tahu semua tabiatmu karim , karena itu aku lakukan ini. Aku mencintaimu
karim …………………………..

Setelah membaca suratitu, menangislah karim . Ia telah berprasangka terhadap July begitu kejamnya. Ia pun mulai merasakan betapa hati karim teriris-iris ketika ia mencemoohnya, mengatainya matre, kejam dan tak berperasaan. Ia merasakan betapa karim kesepian seorang diri dalam kesakitannya hingga maut menjemputnya, betapa yulia mengharapkan kehadirannya di saat-saat penuh penderitaan itu. Tetapi ia lebih
memilih untuk menganggap yulia sebagai orang matre tak berperasan.yulia telah
berkorban untuknya agar ia tidak jatuh dalam keputusasaan dan kehancuran.

Cinta bukanlah sebuah pelukan atau ciuman tetapi cinta adalah pengorbanan untuk orang yang sangat berarti bagi kita.

ayu tebak cerita apakah ini ? hehhehe

by. Cerita haTi & Friends

Author:

slow but sure

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s